WUJUD, ARTI DAN FUNGSI PUNCAK-PUNCAK KEBUDAYAAN LAMA DAN ASLI BAGI MASYARAKAT PENDUKUNGNYA

Pengarang: 

DRS. IRAWAN HARYO GUNADI

Penerbit: 

DEPARTEMEN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN JAWA TENGAH

Tahun Terbit: 

1995/1996

Daerah/Wilayah: 
Jawa Tengah
Rak: 

2.1(300-31

WUJUD, ARTI DAN FUNGSI PUNCAK-PUNCAK KEBUDAYAAN LAMA DAN ASLI BAGI MASYARAKAT PENDUKUNGNYA (SUMBANGAN KEBUDAYAAN DAERAH TERHADAP KEBUDAYAAN NASIONAL)
Persepsi masyarakat daerah Wonogiri tentang kebudayaan daerah ialah bentuk-bentuk budaya yang lahir, tumbuh berkembang, dipelihara, dilestarikan, dan dijunjung tinggi serta merupakan puncak-puncak budaya yang menjadi kebanggaan masyarakat daerah setempat dan pendukungnya.Sehubungan dengan puncak-puncak kebudayaan daerah, bentuk kesenian tradisiional Kethek Ogleng dan Srandhil atau Srandhul merupakan kesenian khas Wonogiri, dan sangat diharapkan kesenian tersebut dapat diangkat menjadi salah satu unsur kebudayaan nasional. Fungsi kesenian Kethek Ogleng dan Srandhul dewasa ini tinggal sebagai salah satu media hiburan tradisional. Kedudukan budaya daerah dalam hubungannya dengan proses menuju ke kebudayaan nasional ialah bahwa kebudayaan daerah memperkuat eksistensi keberadaan kebudayaan nasional. Salah satu kendala bagi Kesenian khas Wonogiri untuk dapat diangkat menjadi salah satu unsur budaya nasional, terletak pada bahasa. Dalam hal itu kesenian tersebut berupa drama tradisional yang media bahasanya menggunakan bahasa daerah (Jawa).