WAWACAN SAJARAH AMBIA 6

Pengarang: 

M. H. MUHAMMAD MUSA

Penerbit: 

DEPARTEMEN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN PROYEK PENERBITAN BUKU SASTRA INDONESIA DAN DAERAH

Tahun Terbit: 

1981

Daerah/Wilayah: 
Jawa Barat
Rak: 

NKU - 091 (090 - 099)

ISSN/ISBN: 

-

Jumlah Halaman: 
79

Karya sastra lama akan dapat memberikan khazanah ilmu pengetahuan yang beraneka macam ragamnya. Penggalian karya sastra lama yang tersebar di daerah-daerah ini, akan menghasilkan ciri-ciri khas kebudayaan daerah, yang meliputi pula pandangan hidup serta landasan falsafah yang mulia dan tinggi nilainya.Bab satu melanjutkan kisah Nabi Isa as, tentang mu'jizat-mu'jizatnya dan orang-orang yang sakit, tentang orang yang telah mati dapat ditanyai dan berbicara dan sebagainya. Bab dua mulia dengan mengisahkan Silsilah Nabi Muhammad SAW yang dimulai dengan kisah Abdullah ayah nabi SAW, tentang kehendak Siti Hadijah, yang mendapat petunjuk cahaya yang mengisyaratkan bahwa akan ada/lahirnabi penutup, yang akan membawa syariat baru. Bab tiga mengisahkan, para bidadari dari Surga, yang sebenarnya menolong kelahiran itu, sambil membawa wangi-wangian.Bab empat dikisahkan bagaimana Aminah wafat, meninggalkan putranya yang baru berusia beberapa tahun saja, menjadi yatim-piatu. Bab lima mulai mengisahkan siapa-siapa diantara kerabat Nabi yang tidak hendak mengakui kerasulan Nabi, antaranya yang paling terkenal Abujahal. Bab enam mengisahkan Nabi mempunyai putri, diberi nama Siti Fatimah. Bab tujuh dan delapan mengisahkan pernikahan Ali dan Fatimah, waktu itu sedang senang suasananya. Bab sembilan mengisahkan pasukan Islam menghadapi serangan-serangan musuh. Bab sepuluh dan sebelas melanjutkan serangan kedua raja kafir menyerbu Madinah. Bab duabelas dan tiga belas mengisahkan sebab-musababnya Amir Hamzah tewas, ia jatuh berkali-kali ke dalam peluang yang dibuat beruntun.