USADA BALI

Pengarang: 

IDA BAGUS PUJA ERAWAN,SH, dkk

Penerbit: 

DINAS KEBUDAYAAN DAN PARIWISATA KAB. BULELENG

Tahun Terbit: 

2006

Daerah/Wilayah: 
Bali
Rak: 

1.4.1 (000

ISSN/ISBN: 

-

USADA BALI

Didalam buku Usada Bali ini terdapat 3 (tiga) judul yang akan diutarakan. Inilah ketentuan Usadha Cemeng Sari pada waktu mengobati Microkosmos (Bwana Agung) pemberi bantuan kepada Bhagawan Mercukunda, pada saat menjelaskan tentang segala bentuk kemashuran kepada Sanghyang Mrepati, menjelma menjadi penuh keangkeran tiga anugrah, wariga, agama yang serba mashur, tiga macam usadha diantaranya Usadha, Dharma Usadha dan Kalimosadha. Ada yang disebut Triwikrama maha mulia penunggalan dari ketiga usadha, menjadi Usadha Cemeng Sari, harus dibuat angker keadaannya karena dapat menimbulkan petaka/bahaya, janganlah diremehkan, membuat akan tiada berpengaruh, sebab tiga buah jalannya bagi Sanghyang Kalimosada. Ada yang disebut Triwikrama maha mulia, penunggalan dari ketiga usadha, menjadi Usadha Cemeng Sari, harus dibuat angker keadaannya karena dapat menimbulkan petaka/bahaya, janganlah diremehkan, membuat akan tiada berpengaruh, sebab tiga buah jalannya bagi Sanghyang Kalimosada. Inilah yang disebut Usadha Sari yang merupakan Rajanya Usadha yang sangat utama, karena tempat berkumpulnya rasa utama yang dinamakan Dharma Usadha, Kalimosadha semua kembali ke Usadha Sari. JArang orang dapat mengetahui tentang rasa Usadha Sari/rasa yang terdapat pada Usadha Sari tiada banyak yang menghitung, hanya Sanghyang Guru-reka, Sanghyang Brahma, Sanghyang Wisnu, Sanghyang Iswara, hanya Sanghyang Tiga-sakti selaku pemegangnya hal itu. Karena Usadha Tiga, Rare Tiga, Rasa Tiga. Diantaranya keadaan yang sebenarnya di Bwana Alit di Bwana Agung, hanya tiga pembawa penyakit itu, tiada terlihat ketika berada di Usadha, Dharma Usadha dan Kalimosada karena dukun itu tiga jumlahnya. Diantara dukun tersebut meliputi dukun laki-laki, dukun perempuan dan dukun kedi.