UPACARA TRADISIONAL DALAM KAITANNYA DENGAN PERISTIWA ALAM DAN KEPERCAYAAN PROPINSI DAERAH ISTIMEWA ACEH

Pengarang: 

RAZALI UMAR, T.A. HASAN HUSIN, MAHMUD MAIN, MUHAMMAD US

Penerbit: 

DEPARTEMEN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

Tahun Terbit: 

1986/1987

Daerah/Wilayah: 
Nanggroe Aceh Darussalam
Rak: 

UUA - 392.3 (390-399)

ISSN/ISBN: 

-

Jumlah Halaman: 
116

Ada beberapa upacara tradisional yang terdapat di Aceh meliputi upacara tron u laot, upacara seumuleung, moulud, tulak bala dan upacara kenduri blang. Upacara Tron U Laot dilaksanakan agar diberi kemudahan rezeki dengan ikan yang melimpah ruah dan menjauhkan bahaya dalam mereka mengarungi lautan. Upacara Tulak Bala dilaksanakan penduduk dengan maksud, agar mereka selamat dari mara bahaya, karena selama setahun yang lalu telah banyak penderitaan yang dialaminya. Hal ini semua disebabkan oleh tipu daya dan gangguan setan. Karena mereka menganggap jin dan setan itu merupakan mala petaka bagi penduduk, maka dalam upacara tersebut diberikan sajian kepad makhluk halus. Maksud dari upacara Kenduri Blang untuk mendapatkan keridhaan Tuhan agar sawahnya yang akan ditanami padi menjadi subur dan jauh dari gangguan hama.