UPACARA RITUAL BERAYAH : SUATU TINJAUAN RELIGI DALAM MASYARAKAT ADAT DAYAK I KABUPATEN KETAPANG

Pengarang: 

DRS. SALMON BATUALLO

Penerbit: 

DEPARTEMEN KEBUDAYAAN DAN PARIWISATA BPSNT PTK

Tahun Terbit: 

2006

Daerah/Wilayah: 
Kalimantan Barat
Rak: 

BP - UPACA

Upacara ritual berayah jika ditinjau dari aspek religi dalam masyarakat Dayak, pada masa lalu memang mendapat tantangan yang luar biasa, terutama pada masa orde baru, tanpa mau memahami hakikat dari tradisi tersebut. Keyakinan akan adanya kekuatan lain yang bersumber dari alam gaib yang mampu membantu manusia dalam mengatasi masalahnya ditafsirkan sebagai men-dualisme-kan Ketuhanan Yang Esa oleh pihak gereja yang berkarya di tengah masyarakat Dayak. Namun kesadaran baru muncul setelah adanya Konsili Vatikan ke II, upaya pemahaman tradisi Dayak mulai digiatkan sehingga ada keupayaan untuk melihat sisi baik dari tradisi Dayak bahkan mengabdosinya sebagai strategi penyebaran dan pengembangan agama resmi. Upacara ritual berayah dalam masyarakat adat Dayak Jelai adalah salah satu ritual yang cukup memberikan warna / identitas kelompok masyarakat yang bernilai tinggi, tidak mengherankan jika upacara adat ini dilakukan melibatkan seluruh anggota masyarakat karena upacara adat ini dilaksanakan sudah menjadi bagian tradisi yang masih terpelihara dengan baik.