UPACARA NANGLUK MERANA SALAH SATU UPACARA KEPERCAYAAN DAERAH BALI

Pengarang: 

IDA BAGUS MAYUN, I GDE PARIMARTHA, COKORDA ISTRI OKA, I MADE KANTA

Penerbit: 

BADAN PENGEMBANGAN KEBUDAYAAN DAN PARIWISATA

Tahun Terbit: 

2002

Daerah/Wilayah: 
Bali
Rak: 

UUA - 394.2 (390-399)

ISSN/ISBN: 

-

Jumlah Halaman: 
67

Upacara nangluk merana bermaksud untuk menghindari segala mara bahaya atau gangguan yang menyerang pertanian atau perkebunan, baik yang dapat dilihat secara nyata (sekala). Melalui upacara ini yang dilakukan di Pantai Lebih masyarakat memperoleh ketenangan dalam hidupnya dan keyakinan akan karunia Tuhan YME. Upacara Nangluk Merana di Pantai Lebih diselenggarakan setahun sekali, yaitu pada Tilem (bulan mati atau bulan gelap) Sasih Kenem berdasarkan perhitungan tahun menurut sistem lunar atau peredaran bulan. Untuk memperoleh gambaran yang jelas mengenai upacara nangluk merana secara menyeluruh, maka perlu diikuti proses upacara itu tahap demi tahap meliputi pakeling ke luhur, upacara negteg, nyuci (nyamuh), dua hari menjelang puncak upacara para wanita mulai metanding (merangkai semua bahan diantaranya jejahitan, bunga, jajan, dll), upacara nangluk merana.