UPACARA ADAT PROPINSI GORONTALO

Pengarang: 

MULA SINAGA, 

Penerbit: 

DEPARTEMEN KEBUDAYAAN DAN PARIWISATA

Tahun Terbit: 

2005

Daerah/Wilayah: 
Gorontalo
Rak: 

UUA - 390 (390-399)

ISSN/ISBN: 

-

Jumlah Halaman: 
154

Paduan nuansa adat dan agama dalam kehidupan masyarakat Gorontal, merupakan profil sebuah masyarakat yang sangat kental dalam mengapresiasi terhadap tradisi budaya dan keyakinan agamanya. Hal ini dapat dilihat dari berbagai macam upacara adat yang selalu didahului dengan ayat-ayat dalam Alquran, seperti upacara hamil tujuh bulan (Molunthalo), upacara penguburan plasenta (molobunga Yiliyala), Upacara Akil baligh (Mome’ati), upacara kematian (Baya lo bulilo), upacara gunting rambut (Mohutingo), upacara khitan (Mongubingo), upacara syukuran (dua da’a) dan Mulid Nabi. Selain itu mereka masih terpengaruh oleh kepercayaan leluhurnya yang berasal dari nenek moyang. Hal ini tampak terlihat dari upacara yang dilakukan diantaranya upacara menjauhkan hama dari tanaman (Momoala), upacara membuka hutan (Momuo Oayuwa), upacara minta hujan (Mohile Didi), dan upacara menolak wabah penyakit (Molemboo).