UPACARA ADAT JANGKRIK GENGGONG DI PACITAN FUNGSI DAN PELESTARIANNYA

Pengarang: 

WAHJUDI PANTJA SUNJATA, TH. ESTI WURYANSARI

Penerbit: 

BPNB D.I. YOGYAKARTA

Tahun Terbit: 

2021

Daerah/Wilayah: 
Jawa Timur
Rak: 

UUA - 392 (390-399)

ISSN/ISBN: 

978-623-7654-15-5

Jumlah Halaman: 
100

Upacara adat Jangkrik Genggong merupakan kegiatan sosial yang melibatkan seluruh warga masyarakat untuk mencapai keselamatan secara bersama. Upacara yang diadakan setiap satu tahun sekali oleh masyarakat Dusun Tawang, Desa Sidomulyo, Kec. Ngadirojo, Kab. Pacitan, Jawa Timur ini dilaksanakan pada hari Selasa Kliwon di bulan Longkang/Sela/Dulkaidah yang sampai saat ini masih diselenggarakan oleh masyarakat pendukungnya dikarenakan upacara ini dirasa masih mempunyai peranan dan manfaat bagi kehidupan masyarakat pendukungnya. Pelaksanaan upacara adat Jangkrik Genggong diselenggarakan sebagai ungkapan rasa syukur segenap warga masyarakat Desa Sidomulyo kepada Tuhan Yang Maha Kuasa atas segala rahmat yang telah dilimpahkanNya. Selain itu, upacara adat ini juga sebagai bentuk ucapan terima kasih kepada rapa dhanyang yang dipercaya sebagai cikal bakal dan melindungi Desa Sidomulyo. Dalam pelaksanaan upacara adat Jangkrik Genggong ini juga banyak mengandung lambang-lambang atau simbol-simbol yang merupakan pesan simbolik dari makna dan nilai budaya seperti ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa, kedisiplinan, kejujuran, pelestarian lingkungan, gotong royong, etos kerja, dan lain sebagainya. Dan secara tidak langsung, upacara ini merupakan media transformasi nilai-nilai budaya kepada generasi penerus.