UNGKAPAN TRADISIONAL MASYARAKAT KAUR YANG BERKAITAN DENGAN PENDIDIKAN

Pengarang: 

ERNATIP

Penerbit: 

BPSNT PADANG

Tahun Terbit: 

2011

Daerah/Wilayah: 
Bengkulu
Rak: 

5.1 (390-3

ISSN/ISBN: 

978-602-8742-31-3

UNGKAPAN TRADISIONAL MASYARAKAT KAUR YANG BERKAITAN DENGAN PENDIDIKAN

Masyarakat Kabupaten Kaur terhimpun dalam 3 suku besar yakni Suku Kaur, Pasemah dan Semendo disamping pendatang yang berasal dari berbagai suku dan daerah. Berkaitan dengan ungkapan tradisional yang ada disana belum terdata secara maksimal. Setiap suku mempunyai ungkapan tradisional sendiri-sendiri walaupun ada kesamaannya. Secara umum ungkapan tradisional yang telah terdata sebanyak 55 ungkapan. Ungkapan itu umumnya berbentuk kiasan, sindiran yang dijadikan sebagai media untuk menyampaikan suatu maksud. Semua ungkapan tersebut dapat dikatakan berkaitan dengan pendidikan. Pendidikan yang dimaksud adalah pendidikan yang sifatnya membentuk kepribadian, perilaku yang menjadi acuan dalam pergaulan hidup bermasyarakat. Aspek pendidikan yang tersirat pada ungkapan itu berkaitan dengan aspek kepemimpinan, norma, perekonomian, ajal dan jodoh, kepribadian, interaksi sosial, tolong menolong, semangat hidup, kearifan dan hubungan kekerabatan. Melalui ungkapan tersebut dapatlah diketahui betapa halusnya budi pekerti, tutur kata, sopan santun orang dahulu, hal semacam itu sangat baik dicontoh oleh semua orang terutama pada generasi muda dan disosialisasikan dalam pergaulan sehari-hari.