TRADISI WALA ORANG MATBAT DI KAMPUNG TEMULOL DISTRIK MISOOL TIMUR KABUPATEN RAJA AMPAT

Pengarang: 

PETER M. APITULEY, ABDUL R. MACAP, DIAN FATOT

Penerbit: 

BPNB PAPUA

Tahun Terbit: 

2016

Daerah/Wilayah: 
Papua Barat
Rak: 

TDK - 398 (390-399)

ISSN/ISBN: 

978-602-6525-11-6

Jumlah Halaman: 
62

Wala merupakan foklor berupa tradisi lisan berbentuk puisi yang turun temurun di wariskan dalam budaya orang Matbat. Secara garis besar wala terdiri dari 2 (dua) jenis yaitu wala kehidupan dan wala kematian. Wala sebagai nyanyian kematian dituturkan. Wala di waktu dulu hanya ditampilkan pada waktu dan tempat tertentu. Keberadaan wala dalam kehidupan budaya orang Matbat dewasa ini sudah bergeser jauh dari kemurnian terutama pelaksanaannya. Wala pada masa lampau, karena masuk pengaruh budaya dari luar seperti masuk pengaruh agama (Nasrani) serta perkembangan dalam segala aspek kehidupan orang Matbat, berdampak pada pandangan, sikap dan perilaku terhadap wala. Tradisi ini juga memiliki peran dan kedudukan yang penting dalam kehidupan orang Matbat karena wala dapat berfungsi sebagai media dalam penyampaian pesan dan bersifat magis. Perubahan dalam tradisi wala dalam budaya orang Matbat hampir dalam seluruh aspek dalam produk budaya wala tersebut menyangkut bentuk (bahasa Matbat yang digunakan), penyelenggaraan dengan segala aturan dalam adat dan juga fungsi dari wala.