TRADISI IMLEK DI KOTA PANGKALPINANG

Pengarang: 

SITA ROHANA

Penerbit: 

BPSNT TANJUNGPINANG

Tahun Terbit: 

2011

Daerah/Wilayah: 
Kepulauan Bangka Belitung
Rak: 

4.3(390-39

ISSN/ISBN: 

978-979-1281-52-2

TRADISI IMLEK DI KOTA PANGKALPINANG

Perayaan Imlek tidak hanya menandai peralihan tahun semata-mata, melainkan juga sebuah perayaan untuk menutup segala yang terjadi di tahun lalu dan bersiap menapaki kehidupan di tahun yang baru. Bagi mereka yang pada awal tahun lalu memiliki niat dan niat tersebut tercapai pada tahun ini, mereka harus ”membayar niat” tersebut. pengeluaran yang dilakukan untuk Imlek menjadi kepercayaan mengundang rejeki di tahun depan. Dengan demikian tidak mengherankan jika perayaan Imlek menjadi sangat penting bagi orang Cina dan juga meriah. Selain Imlek, orang Cina juga merayakan Cap Go Meh. Dalam perayaan Cap Go Meh kadang-kadang terdapat pawai mengarak Toapekong yang secara harfiah berarti ’kakek tua” untuk makna kiasan bagi dewa yang pada umumnya berwujud seorang kakek yang sudah tua. Kemudian dilanjutkan dengan Pu Cien Con , ini merupakan prosesi terakhir dalam rangkaian perayaan tahun baru Imlek di kalangan Orang Cina. Pu Cien Con dilaksanakan pada tanggal 20 bulan pertama Imlek.