TINGKAT KESADARAN SEJARAH SISWA SMU DI KOTAMADYA PONTIANAK

Pengarang: 

JUNIAR PURBA, JAUHARI MUSA

Penerbit: 

BALAI KAJIAN SEJARAH DAN NILAI TRADISIONAL PONTIANAK

Tahun Terbit: 

1997/1998

Daerah/Wilayah: 
Kalimantan Barat
Rak: 

L1.3 (UMUM)

ISSN/ISBN: 

-

Jumlah Halaman: 
55

Pada umumnyaresponden memiliki kesadaran sejarah, namun kesadaran yang mereka miliki belum begitu besar. Kunjungan mereka ke tempat-tempat bersejarah itu tidak hanya karena berhubungan dengan kesejarahan tetapi karena di tempattersebut ada pelaksanaan festival ataupun pameran sehingga bentuk kesadaran yang mereka miliki adalah kesadaran sejarahhistoris yaitu mereka hanya melakukan kunjungan dan tidak berhubungan dengan butir-butir sejarah. Fungsi-fungsi kesadaran sejarah yaitu Kognitif merupakan kesanggupan untuk mengingat, mengetahui dan melokasikan fakta sejarah sebagai suatu rangkaian kisah; Afektif merupakan kesanggupan seseorang untuk menangkap makna fakta sejarah sehingga menimbulkan sikap dan semangat yang menyatu rasa dengan fakta tersebut; Mistik merupakan bila fakta sejarah yang di sadari oleh seseorang itu hadir dalam kesadarannya dengan cara non rasional; Romantik merupakan orang yang berkunjung ke tempat bersejarah dan mampu membayangkan kejadian-kejadian mengenai tempat itu; Artistik merupakan kesanggupan mewujudkan fakta sejarah menjadi karya kreatif-imajinatif, berupa hasil-hasil kesenian; Kritis merupakan kemampuan untuk memahami, menafsirkan dan menganalisa fakta sejarah berdasarkan ukuran-ukuran kritis, rasional dan empiris.