TEREMPOH KAJIAN TRADISI MASYARAKAT MELAYU SINTANG-KALIMANTAN BARAT

Pengarang: 

GUSTI M. FADLI

Penerbit: 

OMBAK

Tahun Terbit: 

2019

Daerah/Wilayah: 
Kalimantan Barat
Rak: 

TDK - 394.2 (390-399)

ISSN/ISBN: 

978-602-258-513-8

Jumlah Halaman: 
106

Terempoh yaitu salah satu sisi dari kebiasaan unik yang masyarakat Melayu Sintang miliki. Terempoh pada masyarakat Melayu Sintang sebagai media silaturahmi bersama keluarga, teman dekat, kerabat, tetangga atau siapa saja yang ada merupakan bukti kepedulian dan rasa kasih sayang sesama umat. Terempoh yang dipercaya oleh masyarakat sebagai suatu kekuatan dalam ikatan persaudaraan. Tradisi terempoh ini merupakan berkumpulnya orang-orang pada suatu tempat untuk melakukan suatu kegiatan untuk tujuan tertentu. Kegiatan yang dilakukan oleh kumpulan orang-orang tersebut adalah berkunjung dari rumah ke rumah didalam satu komunitas RT maupun kampung. Terkadang kegiatan tersebut juga oleh masyarakat Melayu Sintang biasa juga disebut dengan “netai”. Tradisi Terempoh pada masyarakat Melayu Sintang adalah istilah yang digunakan untuk menyebut ritual adat kegiatan lebaran ataupun pesta menyambut hari kemenangan. Tradisi ini sebagai wujud ungkapan syukur atas kebesaran Tuhan Yang Maha Esa. Pelaksanaan prosesi terempoh dilakukan dua kali dalam satu tahun yakni sesudah melaksanakan puasa Ramadhan atau menyambut 1 Syawal dan pada Hari Raya Idul Adha. Namun, pada Idul Adha terempoh hanya dilaksanakan pada malam hari  raya itu saja, yaitu dengan melaksanakan terempoh dari rumah ke rumah yang disebut dengan takbiran keliling.