TATA KRAMA SUKU BANGSA MADURA

Pengarang: 

DRS. H.J. WIBOWO, DRS. AMBAR ADRIANTO, DRS. SUMARNO, DRA. SITI MUNAWAROH, YUSTINA HASTRINI NURWANTI, SS

Penerbit: 

BKSNT YOGYAKARTA

Tahun Terbit: 

2002

Daerah/Wilayah: 
Jawa Timur
Rak: 

TKK - 395 (390-399)

ISSN/ISBN: 

-

Jumlah Halaman: 
139

Bahasa yang pada umumnya merupakan cara berkomunikasi, berbicara bagi masyarakat Sumenep yang merupakan cerminan tatakrama suku bangsa Madura memiliki tingkatan tutur yang merupakan wujud hormat kepada yang diajak bicara. Bahasa dan cara berbicara bagi suku bangsa Madura yang diikuti oleh gerak-gerik atau sikap yang menandakan bagaimana seharusnya orang menghormati kepada orang lain. Tatakrama lain yang jarang diperhatikan adalah cara duduk dan berdiri, bersalaman, bertegur sapa dan sebagimana merupakan sikap bagaimana orang menyadari diri sendiri dalam berhadapan dengan orang lain. Banyak orang-orang Madura melakukan migrasi karena alasan berdagang, sekolah dan sebagainya lalu lalang dari Madura ke Surabaya (Jawa) sehingga mobilitas itu akan banyak mempengaruhi bentuk tatakrama terutama yang dianggap baku. Suku Madura merupakan salah satu suku bangsa di Indonesia yang mencintai nilai-nilai kebudayaannya sehingga mereka tidak suka begitu saja membiarkan kebudayaannya terkikis pengaruh dari luar, mengingat kebudayaannya itu identitas suku bangsa.