TARI DALAM PERSPEKTIF BUDAYA LOKAL

Pengarang: 

SYAMSUL BAHRI, HARBIANTY, HASMAH, MIFTAHUL JANNAH

Penerbit: 

UPT UNHAS PRESS

Tahun Terbit: 

2020

Daerah/Wilayah: 
Sulawesi Tenggara
Rak: 

RKE - 793.3 (790-799)

ISSN/ISBN: 

978-979-530-265-0

Jumlah Halaman: 
148

Kebudayaan Indonesia lahir dan berkembang seiring dengan perubahan manusia sebagai pelaku budaya. kebudayaan itu terdiri dari 3 (tiga) wujud yaitu ide atau gagasan, tindakan atau perbuatan, dan benda atau artefac. Setiap wujud terbentuk secara sadar didukung dengan daya kreativitas pikiran manusia yang dilandasi nilai-nilai di dalamnya. Ada beberapa alasan yang mendukung munculnya kebudayaan secara beragam, seperti kondisi lingkungan alam, sistem mata pencaharian hidup, religi atau kepercayaan dan lain sebagainya. Salah satu unsur kebudayaan adalah kesenian, yang terdiri dari berbagai macam jenis, termasuk di dalamnya seni tari. Seni tari adalah seni yang menggunakan gerakan tubuh secara berirama yang dilakukan di tempat dan waktu tertentu untuk keperluan mengungkapkan perasaan, maksud dan pikiran. Sedangkan tarian adalah perpaduan dari beberapa unsur yaitu raga, irama, dan rasa. Semuanya menjadi satu kesatuan dan menhasilkan keindahan tersendiri bagi penikmat seni. Berkaitan dengan hal tersebut, di dalam buku Tari Dalam Perspektif Budaya Lokal ini akan memprekenalkan 2 (dua) kajian yang terkait dengan tarian tradisional dari Sulawesi yaitu (1) Tari Dinggu : Tari Kreasi Baru Pada Suku Bangsa Tolaki Di Sulawesi Tenggara oleh Syamsul Bahri dan Harbianty. (2) Eksistensi Tari Sukkuru Di Kabupaten Sidrap oleh Hasmah dan Miftahul Jannah.