TAPARU FRATRI SUKU BANGSA MIMIKA-KAMORO DI KAMPUNG HIRIPAU DISTRIK MIMIKA TIMUR KABUPATEN TIMIKA

Pengarang: 

DESY POLLA USMANY, WINDY HAPSARI, ANA MARIA F PARERA, ANDREAS GOO

Penerbit: 

KEPEL PRESS

Tahun Terbit: 

2013

Daerah/Wilayah: 
Papua
Rak: 

MAT - 307.77 (300-309)

ISSN/ISBN: 

978-602-1228-09-8

Jumlah Halaman: 
96

Budaya Taparu merupakan ciri khas Suku bangsa Mimika-Kamoro. Budaya Taparu dapat disamakan dengan ciri fratri dalam terminologi antropologi sosial. Ciri khas dari Budaya Taparu diantaranya secara ilmu antropologi, taparu termasuk dalam organisasi sosial, lebih tepatnya sistem kekerabatan yang berkenaan dengan konsep fratry dan bukan moiety atau konsep lain, namun bersifat bilineal. Taparu dipergunakan oleh orang Mimika untuk membedakan fungsi kerja dalam ritual keagamaan Mimika dan pada masa lampau untuk sarana pertukaran pasangan dalam rangka perkawinan dengan memberlakukan sifat eksogami taparu. Namun, pada masa sekarang, fungsi yang terakhir tidak lagi dipergunakan karena pengaruh agama Katolik begitu kuat, sehingga dari eksogami fratri berubah menjadi eksogami klen dan bersifat patrilineal. Taparu juga berperan dalam menjaga fungsi politis dalam kebudayaan Mimika.