SYAIR JURAGAN BUDIMAN

Pengarang: 

DRA. ANITA

Penerbit: 

DEPARTEMEN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN DIREKTORAT JE

Tahun Terbit: 

1995/

Daerah/Wilayah: 
Kalimantan Barat
Rak: 

L4.2(TERJE

SYAIR JURAGAN BUDIMAN
Naskah kuno yang berjudul Juragan Budiman merupakan salah satu karya sastra yang disadur dari cerita kehidupan kalangan istana di negari Yaman. Bahasa yang digunakan dalam naskah sangat sederhana namun tetap menarik karena bahasa puisi yang harus mematuhi aturan persajakan, meskipun di sana-sini masih ada kekeliruan. Ungkapan nilai-nilai ajaran dalam naskah kuno yang berjudul Juragan Budiman, antra lain tentang agama, pendidikan, budi pekerti, perjuangan dan masih bnayak nilai-nilai ajaran itu adalah sebagai berikut : Nilai Keagamaan, dimana kisah ini berbentuk syair yang mengungkapkan tentang ajaran-ajaran keagamaan khususnya agama Islam; Nilai kesabaran dan tawakal, dalam hal ini orang yang mendapat musibah yang merupakan ujian dari Allah, hendaklah sabar dalam menghadapinya, karena dibalik kesabaran itu ada hikmahnya; Nilai budi pekerti, yaitu salah satu unsur yang sangat penting di dalam kehidupan manusiakarena melalui budi pekerti, mental dan akhlak sudah terpatri dengan baik sehingga tidak canggung dalam bergaul dalam masyarakat sehari-hari; Nilai kasih sayang dan kesetiakawanan, dalam hal ini nilai kasih sayang dan kesetiakawanan perlu dipupuk sejak dini, sejak dari kecil nilai itu perlu ditanamkan; Nilai musyawarah, artinya mencari titik temu dari berbagai perbedaan pendapat, yang dikemukakan dalam suatu pertemuan, atau dengan kata lain sebelum memutuskan sesuatu yang menyangkut banyak kepentingan di dalamnya dipilih dsn disetujui mana pendapat yang bisa dilaksanakan.