SYAIR BURUNG BAYAN DENGAN BURUNG KARUANG

Pengarang: 

DRS. H. RAMLI NAWAWI, dkk

Penerbit: 

DEPARTEMEN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

Tahun Terbit: 

1993

Daerah/Wilayah: 
Kalimantan Selatan
Rak: 

6.3(800-89

SYAIR BURUNG BAYAN DENGAN BURUNG KARUANG

 

Dalam arena pertunjukan seni tersebut tergambar kebiasaan – kebiasaan tokoh masyarakat yang mau berbaur dengan anggota masyarakat lainnya dari segala lapisan dan golongan. Ada kebiasaan jelek yang perlu perhatian para pemimpin/tokoh masyarakat sekaligus perlu pembinaannya, yakni kebiasaan beberapa pemuda yang suka membuat kerusuhan dalam setiap even pertunjukan seni yang diselenggarakan oleh masyarakat. Dalam masyarakat Banjar masa lalu, dimana banyak terdapat orang pintar yang memiliki ilmu pitua, sehingga kesombongan seorang wanita yang sampai membuat malu dan sakit hati seorang lelaki, maka malu dan sakit hati ini melalui orang pintar tersebut akan dapat dibalas dengan malu dan sakit hati pula, sehingga sang gadis terpaksa dapat untuk minta maf bahkan menyatakan bersedia dikawini.