SUKU BANGSA KAILI Dari Sejarah Hingga Budayanya

Pengarang: 

BUDI KRISTANTO

Penerbit: 

BKSNT MANADO

Tahun Terbit: 

2002

Daerah/Wilayah: 
Sulawesi Tengah
Rak: 

3.4(300-31

ISSN/ISBN: 

979-96758-3-9

SUKU BANGSA KAILIDari Sejarah Hingga Budayanya

Pola perkampungan suku bangsa Kaili terdapat tiga pola pemukiman adat, yakni Ngapa (pola permukiman mengelompokan padat), Boya (pengelompokan komunitas kecil menyebar), dan Sampoa (tempat berlabuhan). Bagian terpenting dari bangunan yang ada pada suku Kali adalah rumah Souraja. Dalam sistem kekerabatan suku bangsa bersifat bilineaal, artinya keturunan baik dari pihak laki-laki maupun perempuan. Ciri khas menandai jati diri suatu masyarakat adalah kepemilikan tradisional, seperti upacara adat sebagai ekspresi pengungkapan jati diri. Upacara ditentukan oleh jati sesuai status sosial dan atau warisan yang pernah diterima dari orang tua atau nenek moyangnya. Upacara nobou yakni upacara tolak bala atau upacara penyembuhan terhadap berbagai jenis penyakit biasanya upacara ini dilakukan pada kalangan raja dan bangsawan. Wujud kebudayaan masyarakat tercermin pula dalam peralatan tradisional khususnya yang berhubungan peralatan rumah tangga. Peralatan musik tradisional suku bangsa Kaili dibuat dari bahan alam. Sastra lisan dalam bentuk cerita rakyat tidak lain merupakan pencerminan atas kondisi suatu masyarakat yang didalamnya terkandung nilai kehidupan, petuah kehidupan serta berupa nasehat dari yang tua kepada yang muda serta perlunya manusia untuk menjaga keseimbangan lingkungan dimana mereka tinggal.