SUKU ANAK DALAM (SAD) DI KABUPATEN DHARMASRAYA SUMATERA BARAT

Pengarang: 

ROIS LEONARD ARIOS, ERNATIP, EFRIANTO

Penerbit: 

BPNB SUMATERA BARAT

Tahun Terbit: 

2019

Daerah/Wilayah: 
Sumatera Barat
Rak: 

MAD - 307.77 (300-309)

ISSN/ISBN: 

978-602-6-554-11-6

Jumlah Halaman: 
110

Suku Anak Dalam (SAD) merupakan salah satu suku bangsa yang mendiami kawasan hutan dan memanfaatkan hutan sebagai tempat tinggal dan sumber mata pencaharian mereka. Berbagai konsep yang diberikan terhadap kelompok ini sepert Orang Kubu, Orang Rimba, dan Suku Anak Dalam. Bagi warga SAD sendiri tidak mengetahui secara persis sejarah nenek moyang mereka, namun menganggap bahwa mereka adalah bagian dari suku bangsa Minangkabau. Permasalahan yang dihadapi SAD dalam menjamin kelangsungan hidup mereka adalah terancamnya hutan sebagai rumah dan sumber penghidupan mereka. Semakin sempitnya hutan akibat pertumbuhan penduduk, pembukaan perkebunan, dan peruntukan lainnya semakin mempersempit pula ruang gerak mereka dalam mencari sumber kehidupan. Suku Anak Dalam memiliki mobilitas tinggi yang melampaui batas administratif pemerintahan, sehingga sulit menentukan lokasi tempat tinggalnya. Akibat tidak terdaftarnya SAD sebagai warga negara, maka mereka tidak mendapatkan hak dan kewajiban sebagai warga negara.