SOSIOLOGI ILMU PENGETAHUAN BERPARADIGMA GANDA

Pengarang: 

GEORGE RITZER

Penerbit: 

RAJAWALI PERS

Tahun Terbit: 

2018

Daerah/Wilayah: 
Daerah Khusus Ibukota Jakarta
Rak: 

KSA - 301 (300-309)

ISSN/ISBN: 

978-979-421-888-4

Jumlah Halaman: 
151

Tema sentral dalam buku ini adalah tentang adanya beberapa paradigma dalam sosiologi. Yang dimaksud paradigma menurutnya disini adalah pandangan fundamental tentang apa yang menjadi pokok persoalan disiplin tertentu. Paradigma merupakan kesatuan konsensus yang terluas dalam satu disiplin yang membedakan antara komunitas ilmuan (sub-komunitas) yang satu dengan yang lain. Paradigma juga menggolong-golongkan, mendefinisikan dan menghubungkan antara berbagai exemplar, teori dan metode serta instrumen yang terdapat didalamnya. Ada tiga faktor yang menyebabkan terjadinya perbedaan paradigma dalam sosiologi. Pertama, karena perbedaan pandangan filsafat yang mendasari pemikiran masing-masing komunitas sosiolog tentang persoalan yang semestinya dipelajari sosiologi. Kedua, sebagai akibat logis pertama, maka teori-teori yang dibangun dan dikembangkan masing-masing komunitas ilmuan itu berbeda pula. Ketiga, metode yang dipakai untuk memahami dan menerangkan substansi disiplin itu pun berbeda. Pertentangan antara paradigma ini akhirnya dirasuki unsur politik. Bertolak dari rumusan tersebut, ia melihat adanya tiga paradigma dalam sosiologi yang lebih banyak menimbulkan efek negative ketimbang positif, meliputi paradigma fakta sosial, paradigma definisi sosial, dan paradigma tingkah laku sosial. Dan ia mengajukan satu paradigma tambahan yaitu paradigma terpadu dengan maksud untuk menggantikan ketiga paradigma tersebut tetapi untuk mengatasi kelemahan pendekatan paradigma yang ada itu dalam   menerangkan realitas sosial yang memang sangat kompleks.