SOSIALISASI PADA PERKAMPUNGAN MISKIN DAERAH KALIMANTAN SELATAN

Pengarang: 

DRS. BROTOMOELJONO

Penerbit: 

DEPARTEMEN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

Tahun Terbit: 

1987

Daerah/Wilayah: 
Kalimantan Selatan
Rak: 

2.2(300-31

SOSIALISASI PADA PERKAMPUNGAN MISKIN DAERAH KALIMANTAN SELATAN

Corak sosialisasi anak, baik di pusat kota maupun di pinggir kota sangat dipengaruhi oleh faktor lingkungan serta kondisi ekonomi keluarga. Para orang tua keluarga batih di pusat kota dan di pinggir kota pada dasarnya menginginkan agar anak-anaknya kelak akan mendapatkan penghidupan yang lebih baik. Sebagaikampung yang penduduknya termasuk kategori miskin, sebagian besar para orang tua hampir sepanjang hari sibuk bekerja mencari nafkah. Baik di kampung pusat kota maupun di pinggir kota para orang tua lebih menekankan kepada pendidikan kemandirian kepada anak-anaknya sejak kecil, sebaliknya tentang hidup teratur dan berdisiplin kurang mendapat perhatian. Struktur keluarga luas yang berlaku di kampung pusat kota dan di kampung pinggir kota adalah keluarga luas bilateral. Dalam proses sosialisasi segala usaha telah ditempuh oleh para orang tua untuk memohon keselamatan serta harapan penghidupan yang lebih baik bagi anaknya kelak. Peranan kerabat lain dalam proses sosialisasi, baik di kampung pusat kota maupun di kampung pinggir kota tidak terlalu besar. Dalam kaitannya dengan harapan perkawinan anak, masalah agama juga tetap merupakan persyaratan pokok yang tidak boleh dilanggar oleh anaknya. Bagi anak laki-laki pada keluarga luas di pusat kota masalah pekerjaan juga tetap merupakan yang harus dipenuhi oleh anaknya sebelum kawin.