SISTEM SUBAK DI BALI

Pengarang: 

FADJRIA NOVARI MANAN

Penerbit: 

DEPARTEMEN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

Tahun Terbit: 

1989

Daerah/Wilayah: 
Bali
Rak: 

2.3(300-31

SISTEM SUBAK DI BALI

Subak Abian (Sri Sedana Kasih) adalah organisasi pertanian lahan kering (kebun) yang mengkhususkan tanaman keras, seperti : kopi, kelapa, karet, panili, dan cengkeh. Tentu saja, dari subak abian yang satu dengan yang lainnya, pemilihan tanaman utamanya tidak selalu sama. Keberhasilan masyarakat Desa Asah Duren di dalam mengusahakan tanaman cengkehnya karena konsekuen dengan sistem kepercayaan yang dianutnya, yaitu Hindu Dharma. Seperti kita ketahui bahwa dalam agama itu terdapat ajaran yang kemudian dijadikan falsafah hidupnya, yaitu konsep Tri Hita Karana yang dilengkapi dengan konsep Desa Kala Patra. Kedua konsep itulah yang pada gilirannya masyarakat desa Asah Duren dapat menyesuaikan lingkungannya, baik lingkungan alam maupun lingkungan sosialnya. Sehubungan dengan itu, sentuhan modernisasi tidak menjadi masalah bagi mereka, sejauh menguntungkan hubungan antarmanusia, dan manusia dengan Tuhannya.