SISTEM PERLADANGAN SUKU BANGSA MENTAWAI DI MUNTEI, SIBERUT SELATAN

Pengarang: 

ENY CHRISTYAWATY

Penerbit: 

BPSNT PADANG

Tahun Terbit: 

2007

Daerah/Wilayah: 
Sumatera Barat
Rak: 

4.1(330-33

SISTEM PERLADANGAN SUKU BANGSA MENTAWAI DI MUNTEI, SIBERUT SELATAN

Masyarakat Mentawai adalah masyarakat tradisional yang masih mempertahankan kehidupan adat dan tradisi. Hal ini tercermin pada upacara di setiap tahap proses perladangan yang merupakan mata pencaharian pokok penduduk. Masyarakat Mentawai adalah masyarakat tradisional yang masih mempertahankan kehidupan adat dan tradisi. Masyarakat Mentawai tidak pernah mengenal adanya slash and burn (tebang dan bakar) yang dapat menimbulkan polusi udara atau bahkan mungkin kebakaran hutan. Beberapa dari mereka beranggapan bahwa membersihkan semak-semak yang sudah ditebas atau batang kayu yang sudah ditebang merupakan pemborosan waktu dan tenaga saja. Mereka pun tidak pernah menggunakan pupuk buatan, karena itupun dianggap sebagai pemborosan, dan harganya relatif mahal bagi mereka.