SISTEM PENGETAHUAN TRADISIONAL DALAM BIDANG MATA PENCAHARIAN DAERAH JAWA TENGAH

Pengarang: 

DRA. YETY ROHWULANINGSIH

Penerbit: 

DEPARTEMEN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

Tahun Terbit: 

1991/1992

Daerah/Wilayah: 
Jawa Tengah
Rak: 

4.1(330-33

SISTEM PENGETAHUAN TRADISIONAL DALAM BIDANG MATA PENCAHARIAN DAERAH JAWA TENGAH
Ada banyak faktor yang menyebabkan masih kuatnya sistem pengetahuan tradisional dalam bidang mata pencaharian, diantara beberapa faktor itu yang yang paling dominan adalah kondisi ekologi Desa Slendro yang merupakan daerah perbukitan yang kering dan berkapur sehingga lahan pertaniannya sebagian besar tidak dapat dibudidayakan untuk mendapatkan hasil yang optimal. Semua lahan pertanian yang ada baru dapat produktif pada saat musim hujan tiba, naun demikian penduduk Desa Slendro tetap dapat hidup dan berkembang. Dalam proses produksi, meskipun masyarakat Desa Sledro masih menerpkan cara-cara tradisional akan tetapi mengenai penggunaan bibit unggul dan pupuk buatan sedikit-sedikit mulai dilakukan, begitu juga dalam proses konsumsi penduduk Desa Slendro mulai mengenal huller (mesin penggiling padi) yang mulai menggeser penggunaan alat penumbuk padi tradisional seperti lesung, lumpang, dan alu.