SISTEM PEMERINTAHAN TRADISIONAL DI TENGGER JAWA TIMUR

Pengarang: 

DRS. HARRY WALUYO

Penerbit: 

DEPARTEMEN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN JAKARTA

Tahun Terbit: 

1997

Daerah/Wilayah: 
Jawa Timur
Rak: 

3.5(320-32

SISTEM PEMERINTAHAN TRADISIONAL DI TENGGER JAWA TIMUR

Masyarakat Tengger mengenal struktur pemerintahan adat berdasarkan legenda tentang Roro Anteng dan Joko Seger yang diyakini oleh masyarakat Tengger bahwa kedua orang itulah yang menjadi cikal bakal orang Tengger sekarang. Inti dari setiap adat dan upacara yang dilakukan oleh orang Tengger sampai saat ini ialah untuk mencari keselamatan baik didunia maupun di alam baqa. Dalam struktur adat, kepala dukun menempati kedudukan yang paling tinggi karena kepala dukun diyakini kemampuannya melebihi kemampuan orang biasa karena mampu melaksanakan laku prihatin sebelum menjadi dukun. Kepala desa adalah jabatan tertinggi di Kantor Desa Ngadisari. Secara politis pemerintahan desa harus bersifat terbuka kepada masyarakat (LMD).