SISTEM KEPEMIMPINAN DALAM MASYARAKAT PEDESAAN DAERAH JAWA BARAT

Pengarang: 

DRS. KUSNAKA ADIMIHARDJA M.A

Penerbit: 

DEPARTEMEN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN JAKARTA

Tahun Terbit: 

1986

Daerah/Wilayah: 
Jawa Barat
Rak: 

3.5(320-32

SISTEM KEPEMIMPINAN DALAM MASYARAKAT PEDESAAN DAERAH JAWA BARAT

Sistem politik dan kepemimpinan yang berkembang sekarang dan dianut dalam kehidupan sosial masyarakat di desa Pasanggrahan dan Tanjungsari adalah suatu sistem politik dan sistem kepemimpinan yang di dominasi kalangan elite desa yang didukung oleh jaringan kekerabatan yang luas hingga keluarbatas desa dan penguasaan berbagai sumber daya ekonomi oleh kalangan elite desa itu. Praktek nepotisme yang terjadi di daerah Banten Selatan khususnya yang dapat diamati di Desa Pasanggrahan dan Tanjungsari ialah hubungan kekerabatan yang dibina dan dikembangkan dikalangan elite desa itu lebih banyak dikendalikan oleh unsur-unsur kokolot desa yang kemudianbermuara pada diri seorang kokolot desa yang sangat disegani dan dihormati. Baik buruknya praktek nepotisme itu tergantung ke arah mana praktek nepotisme itu akan di bawa oleh para kokolot desa di kedua desa tersebut. Berdasarkan pengamatan yang dilakukan di Desa Pasanggrahan dan Tanjungsari, agaknya hingga kini corak sistem kepemimpinan masyarakat yang tumbuh dan berkembang di kedua desa tersebut masih tetap memperlihatkan pola-pola yang bersifat tradisional. Melalui praktek nepotisme, seorang pemimpin akan memperoleh dukungan massa yang kuat, dan dengan demikian ia akan mampu menggerak partisipasi warga masyarakat dalam program pembangunan desa. Hal ini dibuktikan dengan keterlibatan masyarakat dalam program-program seperti royongan yang digerakkan oleh para kokolot desa di kedua desa tersebut. Meskipun dapat disangkal bahwa sistem kepemimpinan pedesaan sebagaimana dianut dan berkembang di kedua desa itu dapat mengakibatkan tumbuh dan berkembangnya sistem feodal dalam kehidupan sosial masyarakat desa. Akan tetapi baik buruknya suatu bentuk feodalisme itu tergantung pada ke arah mana akan di bawa oleh para pimpinannya.