SISTEM KEKERABATAN DAN PERKAWINAN ORANG KAYU AGUNG DI KABUPATEN OGAN KOMERING ILIR PROPINSI SUMATERA

Pengarang: 

Dr. DADANG HIKMAH PURNAMA

Penerbit: 

DEPARTEMEN KEBUDAYAAN DAN PARIWISATA

Tahun Terbit: 

2010

Daerah/Wilayah: 
Sumatera Selatan
Rak: 

4.3(390-39

ISSN/ISBN: 

978-602-9052-09-1

SISTEM KEKERABATAN DAN PERKAWINAN ORANG KAYU AGUNG DI KABUPATEN OGAN KOMERING ILIR PROPINSI SUMATERA SELATAN

Kelompok kekerabatan yang paling penting dalam kehidupan orang Kayuagung adalah anaq semianaq, yang merupakan kesatuan unit sosial terkecil orang Kayuagung yang didasarkan pada ikatan hubungan konsanguinal maupun konjugal. Batas-batas hubungan kekerabatan ini dipergunakan oleh orang Kayuagung diantaranya untuk menujukkan sejumlah hak dan kewajiban yang secara moral mengikat mereka dan harus dilakukan sebagai bagian dari kelompok kekerabatannya. Bagi orang Kayuagung, perkawinan merupakan masa yang sangat penting dalam lingkaran kehidupan orang Kayuagung. Dalam hal kaitannya dengan sistem perkawinan ini, orang Kayuagung memiliki aturan yang menentukan larangan menikah atau memilih jodoh bagi anggotanya. Sejalan dengan dinamika masyarakat yang semakin berkembang, sistem kekerabatan dan perkawinan orang Kayuagung pun mengalami perubahan, baik dalam bentuk maupun nilai yang terkandung didalamnya. Di sisi lain, ikatan kekerabatan ini mulai longgar sejalan dengan semakin tingginya mobilitas orang Kayuagung, sehingga berpengaruh terhadap intensitas hubungan kekerabatan dan rasa keterikatan moral para anggota kerabatnya.