SISTEM GOTONG ROYONG DALAM MASYARAKAT PEDESAAN DAERAH KALIMANTAN SELATAN

Pengarang: 

SJARIFUDDIN

Penerbit: 

DEPARTEMEN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN PROYEK INVENT

Tahun Terbit: 

1979/

Daerah/Wilayah: 
Kalimantan Selatan
Rak: 

2.3(300-31

SISTEM GOTONG ROYONG DALAM MASYARAKAT PEDESAAN DAERAH KALIMANTAN SELATAN

Gotong royong dan kerja bakti pada suku bangsa Dayak Bukit Mancabung, masih kuat bertahan dalam kehidupan masyarakat desa tersebut. Kepentingan bersama masih sangat menonjol dalam segi kehidupan mereka. Kegiatan gotong royong kerja bakti dalam bidang teknologi dan keperluan hidup, masih berjalan dalam obyek yang sederhana sesuai dengan kemampuan teknologi tradisional yang mereka miliki. Gotong royong dan kerja bakti dalam bidang religi dan kepercayaan yang hidup dalam masyarakat menonjol sekali. Ini disebabkan karena segala kehidupan mereka diatur oleh norma-norma adat yang identik dengan kepercayaan mereka. Bawanang menurut suku Dayak Labuhan, dilaksanakan secara gotong royong dan kerja bakti dengan penyediaan dana yang juga mereka tanggung bersama. Gotong royong kerja bakti aruh adat balian ini, tidak mungkin lenyap selama penganut agama balian tersebut tetap ada, sebab ini merupakan suatu kesyukuran mereka atas segala hasil pertanian yang mereka dapat, utamanya padi.