SENJATA TRADISIONAL DAN PAKAIAN ADAT DAYAK KALIMANTAN TENGAH

Pengarang: 

KUSNI SULANG DAN ANDRIANI S. KUSNI

Penerbit: 

BADAN PERPUSTAKAAN ARSIP DAN DOKUMENTASI PROVINSI KALIMANTAN TENGAH

Tahun Terbit: 

2013

Daerah/Wilayah: 
Kalimantan Tengah
Rak: 

739.7 (730-739)

ISSN/ISBN: 

978-602-99197-2-1

Jumlah Halaman: 
354

Senjata tradisional Dayak dan pakaian adat Dayak lahir dan berkembang sebagai hasil serapan dalam pergaulan budaya antar etnik dan bangsa. Oleh karena itu, jika diusut hingga ke akar-akarnya, pada budaya Dayak baik yang berwujud senjata-senjata tradisional, maupun pakaian adat, dengan filosofi yang dikandungnya, mempunyai unsur-unsur budaya-budaya dari berbagai etnik dan bangsa lain di dunia. Sebagai wujud budaya, senjata tradisional dan pakaian adat tidak terlepas dari pandangan kosmis dari etnik dan atau bangsa tersebut. Karena senjata tradisional dan pakaian adat sebagai wujud kebudayaan yang terbentuk dalam pergaulan antar budaya, maka pada senjata dan pakaian tersebut tercatat sejarah politik, ekonomi, sosial, dan budaya etnik dan atau bangsa pemiliknya pada suatu periode tertentu. Senjata tradisional dan pakaian adat Dayak pada Periode Baputan diciptakan oleh kondisi perjuangan melawan agresi dari luar dan asang pada waktu itu. Dalam hal ini senjata dan pakaian adat Dayak merupakan produk dari alat produksi yang menggunakan teknologi baputan. Dari sejarah senjata tradisional dan pakaian adat Dayak sebagai produk langsung dan tidak langsung dari teknologi baputan, menunjukkan bahwa dengan alat-alat produksi dan cara produksi periode tersebut, Orang Dayak mampu mandiri dan mampu mempertahankan kemandirian.