SENJATA TRADISIONAL DAERAH SUMATERA SELATAN

Pengarang: 

NOOR INDOSEN, ADNAN RAIS, THABRANI SIDIN

Penerbit: 

DEPARTEMEN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

Tahun Terbit: 

1992

Daerah/Wilayah: 
Sumatera Selatan
Rak: 

TEK-739.7 (730-739)

ISSN/ISBN: 

-

Jumlah Halaman: 
103

Senjata tradisional daerah Sumatera Selatan terdiri dari dua jenis yaitu senjata pusaka dan senjata bukan pusaka. Senjata pusaka merupakan senjata yang pada umumnya terbuat dari besi dan merupakan warisan turun-temurun. Dan senjata jenis pusaka ini tidak ada yang tahu secara pasti masa pembuatannya, siapa pembuatnya, dan dari mana asalnya. Yang menyimpan senjata jenis ini adalah ahli waris, tua adat, dan para tokoh masyarakat desa. Sedangkan senjata bukan pusaka, terdiri dari bahan yang terbuat dari besi dan bahan yang terbuat dari kayu/serat kayu. Senjata jenis ini pada umumnya telah berada di Sumatera Selatan sejak zaman dahulu dan telah merupakan senjata asli daerah Sumatera Selatan. Adapun senjata tradisional Sumatera Selatan sebagian besar mempunyai nama sendiri yaitu nama khas daerah Sumatera Selatan seperti tulup, grau, tiruk, skin, cengkirung, lile, gendi, serundut, duhanang, dan sebagainya. Hal ini suatu pertanda bahwa senjata-senjata tersebut adalah senjata asli daerah setempat.