SEJARAH SOSIAL KOTA PANGKALANBUN

Pengarang: 

JUNIAR PURBA, POLTAK JOHANSEN

Penerbit: 

BKSNT PONTIANAK

Tahun Terbit: 

2004

Daerah/Wilayah: 
Kalimantan Tengah
Rak: 

KTE - 900 (900-909)

ISSN/ISBN: 

-

Jumlah Halaman: 
64

Asal mula nama Pangkalan Bun terjadi karena gerbang kota tersebut terletak dekat pangkalan bapak Bu’un, artinya ditempat tersebut bapak Bu’un selalu menambatkan sampannya. Setelah berada di Pangkalan Bun, ternyata Sultan mendirikan keraton yang letaknya diatas bukit dan didepannya terdapat Kampung Pecinan dan Sungai Arut. Keraton tersebut Istana Lawang Agung Bukit Indra Kencana. Dalam perjalanan sejarahnya, di kerajaan Kotawaringin pernah dikuasai oleh Jepang, Belanda dan tentara NICA yang ingin mencoba kembali untuk menduduki Pangkalan Bun. Pangkalan Bun sebagai ibukota Kabupaten Kotawaringin Barat, memiliki peranan yang sangat besar dalam menunjang setiap bidang kegiatan, seperti sebagai pusat pemerintahan, pendidikan dan perdagangan. Perkembangan dan kemajuan pembangunan di Pangkalan Bun sudah dimulai dari Sultan ke 13, yang ditandai dengan pembangunan rumah sekolah desa, rumah sakit umum dan Kantor Pos dan Telegrap. Dalam bidang pendidikan, penduduk Kota Pangkalan Bun sudah mengalami kemajuan dan hingga kini lembaga pendidikan baik dari tingkat TK hingga perguruan swasta sudah ada.