SEJARAH LOKAL KOTA BANJARMASIN

Pengarang: 

Dra. HENDRASWATI

Penerbit: 

KEMENTERIAN KEBUDAYAAN DAN PARIWISATA

Tahun Terbit: 

2003

Daerah/Wilayah: 
Kalimantan Selatan
Rak: 

L8.1(SJRH)

SEJARAH LOKAL KOTA BANJARMASIN

Sejak awal abad ke-16, ibukota Kerajaan Banjar berpusat di Banjarmasin, tepatnya di Kampung Kuin. Banjarmasin sebagai pintu gerbang utama Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah yang dahulu dikenal karena lada dan hasil hutan lainnya, maka sekarang hasil ekspor kayu dan rotan yang makin bertambah ramai. Banjarmasin berkembang sebagai negara merdeka dan kerajaan maritim utama sampai dengan akhir abad ke-18. Hari jadi kota Banjarmasin yang jatuhnya pada tanggal 24 September tersebut memiliki sejarah yang berkaitan dengan munculnya Kerajaan Banjar sebagai cikal bakal lahirnya Kota Banjarmasin. Kota Banjarmasin yang terkenal dengan julukan Kota Air memberikan kemudahan bagi masyarakatnya dalam berusaha dan berupaya, karena daerah ini juga merupkaan daerah yang potensial. Pertumbuhan dan perkembangan kota Banjarmasin yang diawali dengan berdirinya Kerajaan Banjar ini mengalami pasang surut yang tidak ada henti-hentinya. Sebagai umat beragama, warga Banjarmasin sangat taat dan kuat menjalankan ajaran agama yang dianutnya, memegang teguh adat istiadat setempat, memiliki sikap kekeluargaan dan gotong royong yang tinggi terhadap setiap program pembangunan daerah, sebagai pencerminan semangat "Kayuh Baimbai" yang menjadi motto pembangunan kota untuk mewujudkan Kota "Banjarmasin Bingas".