SEJARAH KEBANGKITAN NASIONAL DAERAH RIAU

Pengarang: 

DRA. MARLEILY RAHIM ASMUNI

Penerbit: 

DEPARTEMEN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

Tahun Terbit: 

1986/1987

Daerah/Wilayah: 
Riau
Rak: 

SPR - 904.7 (900-909)

ISSN/ISBN: 

-

Jumlah Halaman: 
126

Dalam abad ke-19 pemerintahan Kolonial Belanda belum begitu mendalam pengaruhnya di daerah Riau. Sesudah abad ke-20 pemerintah Hindia Belanda mulai mengarahkan perhatiannya ke daerah Riau. Dalam dasawarsa kedua sampai ketiga daerah Riau terkenal sebagai penghasil karet utama. Akibat politik keras dari pemerintah Belanda, banyak tokoh masyarakat yang terjebak ”fasal-fasal karet” yang sengaja dibuat oleh pemerintah kolonial. Akibat dari tekanan Belanda terhadap pergerakan kebangsaan Indonesia dan sikap tidak baik terhadap rakyat, maka rakyat terpengaruh propaganda Jepang yang dihembuskan secara diam-diam di kalangan masyarakat. Sesudah Jepang dapat menguasai seluruh Riau, maka Jepang menampakkan fasisnya. Kesengsaraan rakyat semakin bertambah akibat perampasan padi. Akhirnya rakyat tidak sabar, yang menyebabkan mereka mengadakan perlawanan yang dikenal dengan perlawanan rakyat di Tembilahan.