SEJARAH ENREKANG DARI TOMANURUNG HINGGA TERBENTUKNYA KABUPATEN

Pengarang: 

SYAHRIR KILA, MUHAMMAD AMIR, SAHAJUDDIN

Penerbit: 

BPNB SULAWESI SELATAN

Tahun Terbit: 

2021

Daerah/Wilayah: 
Sulawesi Selatan
Rak: 

SKO - 959.8 (950-959)

ISSN/ISBN: 

978-602-263-182-8

Jumlah Halaman: 
216

Didalam buku yang berjudul Sejarah Enrekang Dari Tomanurung Hingga Terbentuknya Kabupaten ini terdiri dari 3 (tiga) kajian, yang meliputi :  (Pertama) Sejarah Enrekang :  Masa Tomanurung Hingga Masuknya Agama Islam oleh Syahrir Kila. Kerajaan Tomanurung aan Enrekang didirikan oleh Takke Baku, anak dari Puang Leworang dan La Kamummu. Dengn demikian, kerajaan ini tidak didirikan oleh cucu Tomanurung Palippada dan Embon Bulan.  Persekutuan Massenrempulu terbentuk pada masa pemerintahan raja Enrekang ke-3 yang bernama Bissu Tonang. Masuk dan berkembangnya agama Islam di Kerajaan Enrekang adalah pada masa pemerintahan Bissu Tonang.  (Kedua) Onderafdeling Enrekang Pada Masa Pemerintahan Hindia Belanda 1905-1942 oleh Muhammad Amir. Pemerintah Hindia Belanda melancarkan ekspedisi militer untuk menguasai secara langsung kerajaan-kerajaan lokal Sulawesi Selatan pada 1905. Setelah berhasil menguasai seluruh kerajaan di Sulawesi Selatan, termasuk kerajaan di wilayah Massenrempulu, pemerintah Hindia Belanda mulai menata wilayah kekuasaannya dan tetap menggunakan nama Pemerintahan Sulawesi dan Daerah Bawahannya. Setiap afdeling dijabat oleh seorang asisten residen dan setiap afdeling terbagi atas beberapa cabang pemerintahan (onderafdeling) yang dijabat oleh seorang kontrolir  dan terbagi atas beberapa distrik, dan terbagi lagi beberapa kampung. (Ketiga) Enrekang Menjelang Kemerdekaan Hingga Terbentuknya Kabupaten 1945-1965 oleh Sahajuddin. Disini akan mengungkapkan sikap dan reaksi para pejuang masyarakat Massenrempulu pada masa awal kemerdekaan, masa kedatangan Sekutu dan NICA, dan menjelang terbentuknya kabupaten. Penetapan wilayah Enrekang itu setelah penguasa Onderafdeling Enrekang menandatangani Korte Verklaring 1907. Peralihan sistem pemerintahan Swatantra Tingkat II dilakukan lagi berdasarkan UU No. 29 tahun 1959 tentang pembentukan Daerah Tingkat II di Sulawesi Selatan. Tetapi di Enrekang baru ditetapkan pada 19 Februari 1960, kemudian beralih menjadi kabupaten pada tahun 1965.