SEJARAH DAN GEOGRAFI DAERAH SUNGAI KAPUAS KALIMANTAN BARAT  (Bijdragen Tot De Geographie van Borneo’s  Wester – Afdeeling)

Pengarang: 

J.J.K Enthoven

Penerbit: 

INSTITUT DAYAKOLOGI

Tahun Terbit: 

1905

Daerah/Wilayah: 
Kalimantan Barat
Rak: 

HIS - 907.2 (900-909)

ISSN/ISBN: 

978-979-19049-9-5

Jumlah Halaman: 
293

Buku Bijdragen Tot De Geographie van Borneo’s  Wester – Afdeeling merupakan publikasi tersebut. Buku ini membatasi diri sampai wilayah perairan sungai Kapuas. Sungai Landak tidak termasuk dikarenakan sungai ini secara geografis tidak masuk kedalam sungai Kapuas karena dulu langsung bermuara di laut dan baru kemudian hari di Kapuas. Karena buku ini banyak data-data sejarah, dan gambaran keadaan lebih 100 tahun yang lalu, yang mungkin belum diketahui secara lebih umum, dan tertulis dalam bahasa Belanda, kemudian dicoba menterjemahkannya ke dalam bahasa Indonesia. Buku ini sebagian besar merupakan pemberitahuan mengenai data-data topologis. Umpamanya diuraikan keadaan segala sungai, sampai sekecilpun. Pembagian buku mengikuti pembagian wilayah yang berlaku waktu itu, sekitar tahun 1898. Kalimantan Barat pada waktu itu dibagi dalam Afdeeling-Afdeeling / Bagian-Bagian. Di beberapa tempat masih ada satu atau lebih Onder-Afdeeling / Bagian-Bawah. Kalau mulai di muara Kapuas ditemukan satu persatu bagian-bagian berikut, meliputi : Afdeeling Pontianak dan Ommelanden (Pontianak dan sekitarnya); Afdeeling Sungai Kakap : distrik Sungai Kakap dan Peniti bersama Landschap/Kerajaan Kubu (sejak 1895); Afdeeling Tayan (sejak 1865); Afdeeling Sanggau dan Sekadau (sejak 1895; sebelumnya masuk Onderafdeeling Sintang); Afdeeling Sintang yang terbagi menjadi beberapa bagian yaitu Onderafdeeling Sintang; Onderafdeeling Melawi; Onderafdeeling Semitau; dan Onderafdeeling Boven-Kapuas.  Perlu diperhatikan bahwa kiri dan kanan satu sungai, dihitung dari hulu ke hilir, bukan dari hilir ke hulu.