SEBA DALAM TRADISI MASYARAKAT BADUY DI BANTEN

Pengarang: 

NANDANG RUSNANDAR

Penerbit: 

BPNB BANDUNG

Tahun Terbit: 

2012

Daerah/Wilayah: 
Banten
Rak: 

4.3(390-39

ISSN/ISBN: 

987-602-9954-45-6

SEBA DALAM TRADISI MASYARAKAT BADUY DI BANTEN

Upacara Seba yang dilakukan oleh masyarakat Baduy merupakan upacara adat yang dilakukan setiap tahun. Hal ini berkaitan dengan keseluruhan upacara yang ada pada masyarakat Baduy yang merupakan refleksi dari kearifan lokal mereka. Seba dianggap sebagai upacara penutup atau pamungkas dari serangkaian upacara adat sebelumnya. Upacara Seba bagi masyarakat Baduy merupakan media silaturahmi antara mereka (masyarakat Baduy) dengan pemangku pemerintahan formal. Secara umum makna simbol dari pelaksanaan upacara Seba adalah keberhasilan masyarakat Baduy dalam menjalankan kehidupan sehari-hari, terutama berkah yang diberikan Tuhan Yang Maha Esa atas keberhasilan panen yang telah mereka lakukan. Di dalam prosesi pelaksanaan upacara seba, peran Puun sangat menentukan, sehingga tidak ada anggota masyarakat yang tidak menyetujui. Banyak falsafah hidup mereka yang sangat baik, yakni masyarakat Baduy harus mentaati semua adat yang berlaku tanpa perkecualian atau mengurangi atau menambah.