SAREKAT DAYAK: PERANANNYA DALAM MEREBUT DAN MEMPERTAHANKAN KEMERDEKAAN DI KALIMANTAN TENGAH

Pengarang: 

ASNAINI

Penerbit: 

BPNB PONTIANAK

Tahun Terbit: 

2011

Daerah/Wilayah: 
Kalimantan Tengah
Rak: 

KTE - 904.7 (900-909)

ISSN/ISBN: 

-

Jumlah Halaman: 
53

Organisasi Sarekat Dayak ini adalah sebuah organisasi yang lahir atas gagasan bersama dari kaum cerdik pandai pada masa itu yang dipelopori oleh Housman Baboe. Sarekat Dayak adalah organisasi sosial kemasyarakatan yang ada di Kalimantan Tengah. Adapun yang menjadi latar belakang berdirinya organisasi ini adalah bahwa selama ini Kalimantan sebagai daerah terpencil dan sukar dijangkau pada masa itu, sedangkan suku Dayak sebagai penghuni Pulau Kalimantan dikatakan sebagai suku yang termaginalkan pada saat itu. Anggotanya adalah orang-orang Dayak dari latar belakang agama yang berbeda. Orgainisasi ini didirikan pada tahun 1919 dan diubah namanya pada tahun 1926 menjadi Pakat Dayak. Pada masa penjajahan Belanda, organisasi ini telah banyak berbuat untuk membangkitkan semangat maju dan meningkatkan kesejahteraan orang-orang Dayak. Pada masa organisasi ini berkembang dengan mendirikan koperasi, bangunan sekolah swasta serta membentuk cabang di Bandung, karena di daerah itu banyak orang Dayak yang mengikuti pendidikan di sana. Pada masa pendudukan Jepang organisasi ini dihapuskan karena organisasi-organisasi sosial politik pada masa itu dianggap akan membahayakan kedudukan Jepang dan organisasi yang hanya berkembang adalah organisasi yang dibentuk oleh Jepang sendiri. Nilai-nilai Pakat Dayak selalu tertanam di hati orang-orang Dayak itu dalam mencapai cita-cita mereka bersama karena Pakat Dayak ini sebagai lambang kebangkitan orang-orang Dayak pada umumnya.