RIWAYAT TIONGHOA PERANAKAN DI JAWA

Pengarang: 

ONGHOKHAM

Penerbit: 

KOMUNITAS BAMBU 

Tahun Terbit: 

2017

Daerah/Wilayah: 
Daerah Khusus Ibukota Jakarta
Rak: 

SUA - 959.8 (950-959)

ISSN/ISBN: 

979-3731-63-x

Jumlah Halaman: 
188

Buku Riwayat Tionghoa Peranakan di Jawa ini merupakan artikel dari buah tulisan Onghokham. Kumpulan artikel tersebut kiranya dapat dibagi atas tiga bagian. Artikel nomor 1 – 9 merupakan rangkaian artikel yang saling berhubungan erat dengan masalah orang Tionghoa peranakan di Nusantara, terutama mereka yang di Jawa dan Madura sejak kira-kira pada tahun 1750an. Artikel nomor 10 – 11 berisi komentar Ong mengenai kuatnya tingkat asmilasi masyarakat Tionghoa di Filipina, didasarkan hasil perjalanannya di sana selama 6 bulan pada tahun 1959. Artikel 12 – 14 menyuguhkan tulisan utama yang telah menyumbangkan polemik di akhir tahun 1950an dan awal 1960an; polemik mengenai asimilasi atau integrasi masyarakat Tionghoa peranakan ke dalam masyarakat Indonesia. Adapun keempat belas artikel tersebut meliputi Perkawinan Indonesia-Tionghoa Sebelum Abad ke-19 di Pulau Jawa; Masyarakat ‘Peranakan’ di Madura : Keyakinan Islam dan Asimilasi; Terjadinya Suatu Minoritas; Tiga Macam Kebudayaan yang Mempengaruhi Cara Hidup Tionghoa Peranakan; Han, Tjoa dan The di Surabaya : Tiga Famili Elite Peranakan di Abad ke-19; Sejarah Pengajaran Minoritas Tionghoa Peranakan; Sejarah dan Kedudukan Hukum Masyararakat Tionghoa dari Abad ke Abad; Chung Hwa Hui, PTI dan Indonesia Merdeka; Klenteng Dengan Gaya Bangunan Barat; Warga Negara Filipina yang Mempunyai Darah Tionghoa; Proses Asimilasi Tionghoa Peranakan di Filipina; Tentang Nama-nama Warga Negara Indonesia Keturunan Tionghoa; Asimilasi Golongan Peranakan; Asimilasi dan Manifesto Politik.