RITUAL MAULID ADAT MASYARAKAT BAYAN LOMBOK UTARA, NUSA TENGGARA BARAT

Pengarang: 

PROF. DR. I WAYAN CIKA, M.S, D

Penerbit: 

BPNB BADUNG

Tahun Terbit: 

2012

Daerah/Wilayah: 
Nusa Tenggara Barat
Rak: 

4.3(390-39

ISSN/ISBN: 

978-602-7961-05-0

RITUAL MAULID ADAT MASYARAKAT BAYAN LOMBOK UTARA, NUSA TENGGARA BARAT

Pelaksanaan ritual Maulid Adat di Bayan bertujuan untuk memperingati hari lahirnya Nabi Muhammad SAW. Selain itu pelaksanaan ritual ini juga berfungsi untuk melestarikan budaya khususnya budaya lokal yang telah diwariskan oleh leluhurnya sejak lama. Perayaan tradisi Maulid Adat Bayan di isi dengan prosesi upacara, pengajian dan penyiapan jamu-jamuan kepada para tamu yang akan berkunjung. Ritual ini dilaksanakan setiap tahun sekali yakni setiap tanggal 14 dan 15 Rabiul Awal. Hari pertama adalah persiapan bahan makanan dan piranti. Sementara pada hari kedua dilakukan doa dan makan bersama yang dipusatkan di Mesjid Kuno Bayan. Prosesi pelaksanaan Maulid Adat Bayan dilakukan oleh warga Desa Bayan, Desa Loloan, Karang Bajo, Karang Salah, Bayan Barat dan Bayan Timur. Maulid adat ini disemarakkan dengan permainan perisaian. Perisaian dibuka oleh seorang sesepuh atau tokoh adat yakni Mak Lokaq Plawangan, setelah itu baru kemudian diikuti oleh orang lain yang ingin melakukan perisaian. Sembari pelaksanaan perisaian berlangsung di depan masjid kuno juga dilakukan pemotongn hewan ternak (kambing) dari masing-masing gubuk oleh kiayi penghulu adat.