RANUP PADA MASYARAKAT ACEH

Pengarang: 

AGUNG SURYO SETYANTORO

Penerbit: 

BPSNT BANDA ACEH

Tahun Terbit: 

2009

Daerah/Wilayah: 
Nanggroe Aceh Darussalam
Rak: 

390-399

ISSN/ISBN: 

978-979-9164-74-2

RANUP PADA MASYARAKAT ACEH

Kegunaan ranupdari yang sederhana sebagai bahan konsumsi sehari-hari sampai dengan yang lebih rumit dapat kita jumpai pada upacara-upacara resma raja atau bangsawan, hidangan untuk tamu istimewa atau khusus, upacara pinangan pengantin, sebagai benda pasangan, lindera mata dan juga dalam dunia seni. Dalam adat aceh juga disebutkan bagaimana perlengkapan ranup mendapat tempat yang begitu sakral dengan diarahnya berbagai keperluan ataupun tempat ranup pada pada acara kenegaraan. Pada masyarakat Aceh, ranup memiliki fungsi dan manfaat dalam berbagai bidang kehidupan masyarakat antara lain dalam bidang kesenian, upacara dan ritual adat, relasi sosial, bidang kesehatan, ekonomi. Ada beberapa makna ranup bagi masyarakat Aceh diantaranya ranup sebagai simbol pemuliaan atau penghormatan terhadap seseorang yang dihormati, sebagai sumber perdamaian dan kehangatan sosial, simbol penyambung silaturahmi, media komunikasi sosial dan bahkan ranup sebagai bentuk perlawanan sosial yang ditunjukkan oleh anak muda.