RANDAI KUANTAN BERANDAI-ANDAI, BERHANDAI-BERHANDAI

Pengarang: 

SITA ROHANA

Penerbit: 

BPNB TANJUNGPINANG

Tahun Terbit: 

2012

Daerah/Wilayah: 
Riau
Rak: 

RKE - 792.6 (790-799)

ISSN/ISBN: 

-

Jumlah Halaman: 
27

Randai berasal dari kata andai atau handai, yang memiliki arti berbicara dengan menggunakan ibarat, kias, pantun, serta pepatah dan petitih dalam suasana yang akrab (kebersamaan). Penyebutan randai kuantan dipakai untuk menunjukkan tempat dimana kesenian ini tumbuh dan berkembang, yaitu di Kuantan, sekaligus untuk membedakan dengan kesenian randai yang berkembang di Sumatera Barat. Randai Kuantan merupakan kesenian tradisional berbentuk teater yang para pemainnya mengandaikan diri sebagai orang lain, keluar dari keseharian mereka. Kontradiksi-kontradiksi dengan kehidupan sehari-hari ini menjadi sebuah kelucuan yang mengundang tawa, karena para pemain randai adalah orang-orang yang tinggal bersama para khalayaknya, sehingga semua tahu bagaimana kehidupan sehari-harinya. Joget yang menyertai pertunjukkannya juga menjadi bagian penting untk mengekspresikan kebersamaan.