POLA PENGUASAAN PEMILIKAN DAN PENGGUNAAN TANAH SECARA TRADISIONAL DI JAWA BARAT

Pengarang: 

DRS. KUSNAKA ADIMIHARDJA, M.A

Penerbit: 

DEPARTEMEN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

Tahun Terbit: 

1990/1991

Daerah/Wilayah: 
Jawa Barat
Rak: 

4.1(340-35

POLA PENGUASAAN PEMILIKAN DAN PENGGUNAAN TANAH SECARA TRADISIONAL DI JAWA BARAT

Pola penguasaan, pemilikan dan penggunaan tanah secara tradisional di dua pedesaan di Jawa Barat, menunjukkan adanya pergeseran atau perubahan dari masa ke masa. Pergerakan atau perubahan tersebut antara lain karena tekanan-tekanan penduduk yang terus meningkat kemudian karena masuknya ekonomi uang ke daerah pedesaan melalui perkebunan-perkebunan modern yang dikelola oleh pengusaha-pengusaha Belanda dan Cina. Secara struktural, awal pergeseran atau perubahan dari pola penguasaan, pemilikan dan penggunaan tanah di kedua desa tersebut, sebagaimana terjadi pula di daerah-daerah lain adalah dengan diberlakukannya dua undang-undang yang saling berhubungan dalam tahun 1870, yaitu Agrarische Wet dan Agrarisch Besluit.. Kedua undang-undang tersebut telah membuka jalan ke arah penguasaan dan penggunaan tanah secara efektif oleh pengusaha-pengusaha swasta Belanda dan Cina.