POLA PENGASUHAN ANAK SECARA TRADISIONAL DAERAH BENGKULU

Pengarang: 

TRISNO HERI SISWANTO, JON BENSI, M. BASYIR, ELIYANI RAFIDAH, ARSAN

Penerbit: 

DEPARTEMEN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

Tahun Terbit: 

1991

Daerah/Wilayah: 
Bengkulu
Rak: 

PPA - 649.1 (640-649)

ISSN/ISBN: 

-

Jumlah Halaman: 
120

Pola pengasuhan anak di Desa Bakal Agung Nanjungan II merupakan pola pengasuhan yang dilakukan oleh nenek moyang mereka dulu. Penekanan pola pengasuhan anak, sejak awalnya cenderung mendidik anak untuk membantu orang tuanya bekerja. Bagi anak laki-laki ditekankan untuk membantu atau menggantikan ayahnya bekerja, sedang untuk perempuan membantu ibunya bekerja. Selain itu orang tua juga memberikan didikan tentang pengetahuan budi pekerti yang berupa norma-norma, tata pergaulan, adat istiadat yang berlaku di daerah itu. Dalam hal pendidikan ini, peranan orang tua sangat besar pengaruhnya. Anak tidak berani menentang atau membantah perintah orang tua. Begitu pula anak tidak berani melanggar norma dan adat istiadat yang berlaku, karena setiap pelanggaran akan dikenakan sanksinya. Sanksi inipun menurut ukuran jaman sekarang, kadang-kadang agak melebihi batas. Pengaruh budaya baru pada dasarnya tidak merubah pola pikir atau tidak tampak ada di desa ini. Kecuali beberapa peralatan yang dipakai sehari-hari seperti radio, ember platik, pemakaian sikat gigi, sabun mandi, dan sebagainya.