POLA HUBUNGAN SOSIAL ANTAR GOLONGAN DAN KELOMPOK ETNIK DI KABUPATEN SINTANG (SUATU STUDI MASALAH PEM

Pengarang: 

DRS. KELION BUKIT

Penerbit: 

BALAI KAJIAN SEJARAH DAN NILAI TRADISIONAL PTK

Tahun Terbit: 

1999/2000

Daerah/Wilayah: 
Kalimantan Barat
Rak: 

L2.3(SOSBU

POLA HUBUNGAN SOSIAL ANTAR GOLONGAN DAN KELOMPOK ETNIK DI KABUPATEN SINTANG (SUATU STUDI MASALAH PEMBAURAN DALAM BIDANG SOSIAL EKONOMI)
Pola hubungan sosial antar golongan etnik di Sintang khususnya di Kelurahan Kapuas Kanan Hilir diwarnai oleh keanekaragaman latar belakang daerah asal dan kebudayaan daerah yang mereka kembangkan di lingkungan yang kompleks ini. Perkembangan kota Sintang menjadi sangat kompleks disertai dengan ciri-ciri kehidupan warganya yang semakin kompleks tidak menjadikan identitas etnik yang ada lebur menjadi identitas warga kota yang sama. Sungguhpun individu warga suku bangsa yang ada di Kota Sintang berusaha untuk bergaul dengan baik dengan setiap warga suku bangsa lain, akan tetapi mereka sendiri, masing-masing secara sadar atau tidak mengembangkan pengakuan diri serta usaha untuk meminta pengakuan suku bangsa lain berkenaan dengan identitas kelompok mereka. Menurut pengakuan diri dari kelompok masyarakat dari suku bangsa Melayu di Sintang paling nampak melalui pemakaian bahasa Melayu sebagai bahasa pergaulan.