PKI SIBAR PERSEKUTUAN ANEH ANTARA PEMERINTAH BELANDA DAN ORANG KOMUNIS DI AUSTRALIA 1943-1945

Pengarang: 

HARRY A. POEZE

Penerbit: 

KOMUNITAS BAMBU

Tahun Terbit: 

2014

Daerah/Wilayah: 
Daerah Khusus Ibukota Jakarta
Rak: 

SUA - 959.8 (950-959)

ISSN/ISBN: 

978-602-9402-47-6

Jumlah Halaman: 
184

Buku yang berjudul PKI Persekutuan Aneh Antara Pemerintah Belanda dan Orang Komunis di Australia 1943-1945 ini mengisahkan persekutuan aneh di Australia antara pejabat Belanda yang melarikan diri ke Australia setelah Hindia Belanda diduduki oleh Jepang, dan para tahanan komunis serta nasionalis yang dibuang di Boven Digoel. Persekuan dimulai pada 1943 karena orang Belanda dan orang buangan memiliki musuh bersama yang ditakuti, yaitu kekuatan fasis Jepang. Van der Plas adalah tokoh utama Belanda yang berharap dapat memanfaatkan orang-orang Digoel. Ia membujuk para tahanan untuk pindah ke Australia dengan iming-iming akan membebaskan mereka. Ia juga berharap bahwa organisasi baru Serikat Indonesia Baroe atau SIBAR, yang dibentuk sebagai hasil kerjasama pemerintah Belanda dan orang buangan, akan menjadi alat untuk memudahkan kembalinya kekuasaan Belanda. Bagi orang komunis, SIBAR menjadi cara untuk mempropagandakan kemerdekaan Indonesia dan mengkritik Belanda. Sementara itu, Belanda menganggap kaum komunis sebagai kawan sehaluan, bahkan ketuanya, Sardjono, disumpah sebagai opsir KNIL.