PESANTREN SEBAGAI WADAH KOMUNIKASI

Pengarang: 

SINDU GALBA

Penerbit: 

DEPARTEMEN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

Tahun Terbit: 

1991

Daerah/Wilayah: 
Jawa Barat
Rak: 

IDK - 302.371.07 (302-309)

ISSN/ISBN: 

-

Jumlah Halaman: 
80

Pesantren sering disebut sebagai Pondok Pesantrenberasal dari kata santri. Disini yang menjadi lokasi penelitian adalah Pesantren Suryalaya yang berada di daerah Tasikmalaya Provinsi Jawa Barat. Cara penyembuhan korban narkotika dls di Pondok Pesantren Suryalaya bagus sekali. Oleh karena berdasarkan ayat-ayat Al-quran mengenai mengingat Allah atau Dzikrullah. Juga berdasarkan Hadits-Hadits Nabi mengenai ingat Allah atau Dzikrullah juga. Semua Amal Ibadah yang wajib maupun yang Sunnaj dilaksanakan santri Suryalaya. Dzikrullah dilaksanakan waktu berdiri, duduk, berbaring, dls. Sesuai Al-Quran berdoa dengan khusyu' sambil menyesali dosa hingga menangis pun mereka lakukan. Semua doa yang diucapkan oleh junjungan kita Nabi Muhammad juga mereka ikuti. Seperti doa waktu akan tidur, bangun tidur, makan, habis makan, bahkan waktu ke kamar mandi dls. Kegiatan ini menyita waktu mereka sejak hampir dini hari hingga hampir menjelang tengah malamnya. Kesemuanya berhasil mengalihkan mereka dari kecanduan narkotika menjadi kecanduan dzikir. Mandi tengah malam mereka menyebabkan otak, jantung, hati, dls. Jadi sehat, dzikir mereka menyebabkan paru-paru mereka menjadi lebih sehat. Akhir kesimpulan ialah bahwa cara pengobatan kecanduan narkotika di Suryalaya tepat sekali. dan hasilnyapun dapat kita lihat, terutama di kalangan para remaja. Memang merekalah rupanya yang ditunjuk oleh syndicat narkotik untuk dijadikan korbannya. Untunglah di Suryalaya mereka dapat dibina kembali menjadi manusia muslim yang berguna. Keberhasilan Suryalaya dengan Inabahnya ini menyebabkan mafia perdagangan narkotika tidak sennag. Sehingga mereka berusaha memasukan jaringannya ke dalam Pesantren untuk merusak. Demikian ujar seorang anggota Polres yang kini sedang melakukan pelacakan, sebab beberapa waktu yang lalu ada yang tertangkap ketika berusaha menyelundupkan ganja ke Suryalaya. ditangkapnya dua pemuda semakin memperkuat sinyalemen petugas Polri Tasik. Dalam jaringan pengedar obat-obat terlarang berusaha memasuki Pesantren Suryalaya. Dengan kesiagaan pimpinan Pesantren dan pembantu-pembantunya pengedaran narkotika dapat dibendung.