PERUBAHAN SOSIAL DI YOGYAKARTA

Pengarang: 

SELO SOEMARDJAN

Penerbit: 

KOMUNITAS BAMBU

Tahun Terbit: 

2009

Daerah/Wilayah: 
Daerah Khusus Ibukota Jakarta
Rak: 

SSO - 900 (900-909)

ISSN/ISBN: 

979-3731-41-9

Jumlah Halaman: 
504

Buku Perubahan Sosial di Yogyakarta ini mengenai perubahan-perubahan sosial di Daerah Istimewa Yogyakarta. Perubahan-perubahan sosial yang diuraikan disini adalah yang terjadi sejak akhir zaman kolonial Belanda, pendudukan bala tentara Dai Nippon, revolusi nasional untuk kemerdekaan dan zaman nation and character building sampai tahun 1958. Perubahan-perubahan sosial yang terjadi dalam waktu kurang lebih 20 tahun itu amat banyak dan meliputi hampir semua bidang kehidupan masyarakat. beberapa contohnya adalah kekuasaan pemerintah Belanda diganti kekuasaan Jepang dan kemudian pemerintahan nasional, kedudukan golongan Belanda sebagai upper class diganti golongan militer Jepang sebagai rulling class yang kemudian jatuh karena revolusi nasional, dan sebagainya. Perubahan-perubahan sosial itu diawali pada tingkat pemerintahan nasional. Perubahan ini dengan cepat menimbulkan perubahan-perubahan pada pemerintahan dan masyarakat di Daerah Istimewa Yogyakarta dan daerah-daerah lain. Pada buku ini, perubahan-perubahan sosial yang terjadi dalam kurun waktu yang digambarkan bersumber pada pergantian pemerintah, yaitu mula-mula pemerintah Belanda, kemudian Jepang dan akhirnya Indonesia. dengan pergantian pemerintah itu, maka terjadi pergantian ideologi. Mulai dari kolonial menajdi nasional dan dari feudal menjadi demokratis. Sumber utama dari perubahan-perubahan sosial itu juga terletak pada pergantian pemerintahan, yaitu pemerintahan yang dipimpin oleh Presiden Soeharto. Sebelum dan sesudah 1965, perubahan-perubahan sosial sama-sama menentukan hari depan masyarakat Indonesia umumnya dan msyarakat Yogyakarta khususnya.