PERSEPSI TENTANG ETOS KERJA KAITANNYA DENGAN NILAI BUDAYA MASYARAKAT MELAYU DAERAH RIAU (KASUS KELUR

Pengarang: 

SYAHRIAL DE SAPUTRA T

Penerbit: 

DEPARTEMEN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

Tahun Terbit: 

1996/1997

Daerah/Wilayah: 
Riau
Rak: 

3.3(300-31

PERSEPSI TENTANG ETOS KERJA KAITANNYA DENGAN NILAI BUDAYA MASYARAKAT MELAYU DAERAH RIAU (KASUS KELURAHAN PESISIR KOTAMADYA PEKANBARU)

Masyarakat Melayu Riau umumnya memandang bahwa hidup itu baik. Selanjutnya, dalam hal hakekat tentang waktu mereka memandang ke masa lalu dan masa depan. Orientasi nilai-nilai tersebut sebagian besar tidak mendukung nilai-nilai yang diperlukan dalam pembangunan karena kurang bermuara atau mendukung etos kerja. Bila dikaji dari berbagai ungkapan tradisional yang pernah berkembang di masyarakat Melayu, maka sangat jelas bahwa ungkapan tersebut sangat memberikan kemungkinan mempertinggi etos kerja orang Melayu, dan kenyataan itu sudah pernah ada pada masa kegemilangan orang Melayu di masa lalu. Sedangkan dalam perkembangannya, ungkapan yang dapat memacu etos kerja kurang bahkan sama sekali tidak lagi diucapkan oleh generasi tua, tidak lagi menjadi alat motivasi bagi pengacuan sikap mental generasi muda saat ini. Sepertinya ada gejala terhambatnya proses sosialisasi.