PERSEPSI MASYARAKAT KOTA PONTIANAK TERHADAP PENGOBATAN TRADISIONAL TIONGHOA

Pengarang: 

WILIS MARYANTO, S.H

Penerbit: 

BALAI KAJIAN SEJARAH DAN NILAI TRADISIONAL PTK

Tahun Terbit: 

2004

Daerah/Wilayah: 
Kalimantan Barat
Rak: 

L7.3(CINA)

PERSEPSI MASYARAKAT KOTA PONTIANAK TERHADAP PENGOBATAN TRADISIONAL TIONGHOA

Disini kita bisa mengetahui dari mulai sejarah singkat kedatangan orang Cina Ke Kalimantan Barat, karakteristik masyarakat Cina secara umum, masyarakat Tionghoa yang golongkan menjadi 2 golongan dan yang tidak kalah pentingnya adalah kepercayaan dan persepsi masyarakat terhadap pengobatan tradisional Tionghoa. System pengobatan tradisional Tionghoa masih fungsional dalam kehidupan masyarakat multi etnik di kota Pontianak dan keterbatasan pengobatan tradisional Tionghoa sangat relevan untuk di kembangkan dalam rangka untuk memenuhi kesehatan masyarakat selain berfungsi sebagai pengobatan alternative, namun sekarang pengobatan tradisional Tionghoa yang dilakukan Sinshang di Kota Pontianak menunjukkan penurunan dari segi kwantitasmaupun kwalitasnya. Kendala lain yang menyebabkan masyarakat kota Pontianak meninggalkan pengobatan tradisional Tionghoa adalah banyaknya orang-orang keturunan Tionghoa yang belum berpengalaman dalam mennangani penyakit membuka praktek sinshe atau akupuntur. Sehingga kadangkala penyembuhan penyakit tidak dapat dilakukan secara maksimal.